CS2 081212290101
CS1 081381010010
Persoalan yang muncul dari proses moulting (molting) pada burung sering sangat kompleks. Ada burung mabung tidak tuntas, mabung kelamaan karena banyak bulu tidak mau lepas, juga persoalan burung kelamaan membisu setelah mabung. Baiklah, kita akan membahas secara lebih mendalam persoalan mabung ini.
Hanya saja secara umum kita sering menggunakan beberapa kosa kata itu secara berganti-ganti untuk menunjuk proses moulting. Padahal, kalau mendasari dari pembentukan kata-kata tersebut ataupun arti denotatifnya maka proses moulting (sempurna) adalah melalui tahapan sebagai berikut:
1. Ngurak (bulu rusak, tak beraturan)
2. Ambrol (bulu mulai rontok)
3. Mabung (tumbuh bulu)
Bagaimana halnya dengan nyulam? Istilah nyulam adalah pergantian bulu secara tidak sempurna. Jenis-jenis burung tertentu, terutama jenis cucak-cucakan, jarang yang mengalami proses moulting sempurna (ngurak, ambrol dan mabung) dan biasanya melalui proses nyulam.
Jika burung Anda memasuki masa ngurak coba lakukan terapi ngurak secara ekstrem berikut ini:
1. Full kerodong; dikerodong terus kecuali sedang diberi makan/minum.
2. Ganti merk voer.
3. Beri kroto. Untuk burung2 relatif besar seperti murai batu, kacer, anis merah, anis kembang , bisa minimal sesendok makan sehari. Untuk burung kenari, bisa sekitar setengah sendok teh. Untuk branjangan, bisa dua sendok teh.
4. Tidak dimandikan, tidak dijemur.
5. Ada nasihat untuk tidak perlu membersihkan kotorannya selama tidak berjamur. Tetapi untuk menekan risiko burung malah terkena penyakit karena jamur dan mikroorganisme lain, saya sarankan tetap jaga kebersihan.
6. Taburi dulu bagian dasar sangkar dengan kapur setebal sekitar 2 mm merata; kemudian di lapisan atasnya taburi lagi dengan dedak/katul setebal sekitar 1 cm juga merata.
Semoga Bermanfaat